Blender pita standar tidak dilengkapi dengan kemampuan penyemprotan cairan sebagai fitur bawaan. Jawabannya adalah ya—blender tersebut dapat dilengkapi dengan fungsi ini, tetapi memerlukan sistem penambahan cairan tambahan sebagai konfigurasi opsional.
Kapan sistem penyemprotan cairan diperlukan?
1
Formulasi yang membutuhkan sejumlah kecil komponen cair.
Ketika proses produksi membutuhkan penggabungan seragam sejumlah kecil cairan ke dalam bahan utama berbasis bubuk (biasanya tidak melebihi 10%–15% dari total berat), misalnya:
- Menambahkan larutan pengikat untuk granulasi selanjutnya
- Menambahkan minyak, lemak, atau molase untuk meningkatkan tekstur dan nilai gizi.
- Menambahkan warna atau rasa untuk memenuhi persyaratan tampilan dan rasa produk.
2
Persyaratan keseragaman yang tinggi
Jika penambahan cairan yang tidak merata menyebabkan fluktuasi kualitas produk—seperti warna yang tidak konsisten, distribusi bahan aktif yang tidak merata, atau pembentukan gumpalan dan benjolan basah—maka penuangan manual atau penambahan tetes sederhana tidak dapat memenuhi persyaratan. Pendekatan berbasis semprotan harus diadopsi untuk mencapai dispersi cairan yang halus dan terkontrol.
3
Jumlah penambahan cairan yang sangat kecil
Ketika jumlah penambahan cairan kurang dari 1% dari total berat material, sangat sulit untuk menyebarkan volume sekecil itu secara merata ke dalam volume bubuk yang besar melalui cara sederhana. Dalam hal ini, diperlukan atomisasi dengan bantuan udara bertekanan untuk memecah cairan menjadi tetesan yang sangat halus guna mencapai distribusi yang seragam.
Bagaimana cara kerja penambahan semprotan cairan pada ribbon blender?
Prinsip kerja dasar
Prinsip inti penambahan semprotan cairan dalam mixer pita adalah untuk mengatomisasi cairan melalui nosel selama proses pencampuran, sehingga menutupi permukaan material yang terus berputar secara merata.
Saat pengaduk pita berputar, ia mendorong bahan bubuk dari kedua ujung ke arah tengah (atau dari tengah ke arah kedua ujung), terus menerus mengaduk dan memutar bahan tersebut untuk menciptakan keadaan terfluidisasi atau semi-terfluidisasi.
Pada tahap ini, nosel yang dipasang di dalam wadah menyemprotkan cairan dalam bentuk atomisasi atau aliran halus, dengan tetesan mendarat langsung pada permukaan partikel bubuk yang bergerak dinamis.
Dengan pengadukan terus-menerus, cairan berulang kali mengalami geseran dan penyebaran, hingga akhirnya terserap secara seragam ke setiap partikel bubuk, sehingga tercapai tujuan pencampuran cairan-padat yang seragam.
Melengkapi mixer pita dengan sistem semprot cairan merupakan fitur opsional yang sudah mapan, cocok untuk proses pencampuran bubuk yang membutuhkan penambahan komponen cair secara tepat. Saat memilih peralatan, penting untuk menentukan dosis cairan, sifat material, dan persyaratan keseragaman untuk memastikan hasil pencampuran yang optimal.
Waktu posting: 26 Agustus 2026