SHANGHAI TOPS GROUP CO., LTD

Pengalaman Manufaktur Selama 21 Tahun

Ukuran mixer pita itu berapa?

Parameter dimensi dari mixer pita berfungsi sebagai kriteria masukan mendasar untuk pemilihan peralatan dan tata letak proses. Dalam praktik teknik, istilah "dimensi" mencakup tiga aspek yang saling terkait namun berbeda: kapasitas volumetrik (yang menentukan kapasitas pemrosesan batch), dimensi geometris eksternal (yang menentukan luas area pemasangan dan ruang kepala yang dibutuhkan), dan dimensi bagian bergerak internal (yang menentukan rentang pencampuran dan keseragaman). Bersama-sama, ketiga aspek ini membentuk profil dimensi komprehensif dari mixer pita.

Ⅰ. Spesifikasi Volume: Dimensi Nominal vs. Kapasitas Aktual

Penamaan model untuk mixer pita biasanya didasarkan pada volume kotor, yang mengacu pada volume geometris ruang internal di dalam wadah berbentuk U dari ruang pencampuran, diukur dalam liter (L) atau meter kubik (m³). Spesifikasi umum berkisar dari model laboratorium 50 liter hingga unit skala industri 30.000 liter.

Penting untuk membedakan secara tegas hal ini dari volume kerja, yang mengacu pada volume yang ditempati oleh material selama operasi sebenarnya. Karena persyaratan ruang kosong di bagian atas yang diberlakukan oleh prinsip pencampuran mixer pita, tingkat pengisian yang disarankan adalah 40% hingga 70% dari volume kotor, dengan nilai desain tipikal 60%. Ini berarti bahwa mesin dengan volume kotor 3.000 L memiliki kapasitas pemrosesan batch aktual sekitar 1.800 L material.

Kendala ini berasal dari karakteristik dimensi struktur pita sekrup: saat pita dalam dan luar berputar, keduanya harus mendorong material dari kedua ujung ke arah tengah atau dari tengah ke arah kedua ujung, sambil secara bersamaan menciptakan perputaran radial. Jika laju pengisian terlalu tinggi, material di bagian atas akan melebihi jangkauan efektif pita dan tidak dapat berpartisipasi dalam gerakan konvektif, yang secara langsung memengaruhi keseragaman pencampuran.

II.Dimensi Eksternal: Panjang, Lebar, Tinggi, dan Batasan Ruang

Mixer pita ini memiliki desain horizontal, dan dimensi eksternalnya ditentukan oleh parameter geometris berikut:

Panjang (L): Ditentukan oleh panjang bejana pencampur dan dimensi pemasangan aksial pelat ujung, rumah bantalan, dan reduktor roda gigi.

Lebar (W): Ditentukan oleh lebar luar palung berbentuk U dan proyeksi lateral motor dan reduktor gigi.

Tinggi (H): Ditentukan oleh jarak dari dasar palung ke penutup atas, ditambah tinggi struktural katup pembuangan bawah dan saluran masuk umpan atas.

20

AKU AKU AKU.Dimensi Bagian Bergerak Internal: Diameter dan Jarak Ulir Mata Sekrup

Parameter dimensi dari mata pisau ulir itu sendiri secara langsung menentukan cakupan aksi pencampuran:

Diameter Luar Mata Pisau Ulir: Menentukan seberapa jauh material berputar secara radial. Semakin besar diameter luarnya, semakin tebal lapisan material yang dipindahkan oleh satu putaran. Biasanya, diameter luar mata pisau ulir sedikit lebih kecil daripada lebar bagian dalam palung berbentuk U, dengan jarak antara mata pisau dan badan palung dijaga antara 3 dan 10 mm untuk mencegah material macet.

Jarak ulir: Jarak ulir bagian dalam dan luar menentukan jarak aksial yang didorong material pada setiap putaran. Pada desain umum, rasio jarak ulir terhadap diameter ulir adalah 0,8–1,2. Jarak ulir yang lebih kecil menghasilkan gaya geser yang lebih kuat, sehingga cocok untuk material yang cenderung menggumpal; jarak ulir yang lebih besar meningkatkan kecepatan pengangkutan aksial, sehingga cocok untuk material dengan daya alir yang baik.

Ulir sekrup bagian dalam dan luar biasanya menggunakan konfigurasi dua lapis yang berputar berlawanan arah: ulir luar mendorong material ke salah satu ujung, sementara ulir dalam mendorong ke arah yang berlawanan, sehingga menghasilkan pencampuran konvektif di seluruh drum. Perbedaan dimensi antara kedua set ulir (diameter ulir dalam biasanya 0,4 hingga 0,6 kali diameter ulir luar) memberikan gaya penggerak untuk pergerakan material secara radial.

21


Waktu posting: 03-Juni-2026